medium telekomunikasi untuk menyiarkan dan menerima gambar bergerak
Pandeminews.blogspot.com : Televisi merupakan media elektronik yang paling sempurna dan mempunyai efek yang paling besar terhadap khalayak dibanding dengan media elektronik lainnya seperti radio, karena televisi merupakan media audiovisual yang bersifat informatif, hiburan, pendidikan, dan juga alat kontrol sosial.
Televisi adalah alat komunikasi massa yang digunakan dalam proses komunikasi dengan ciri-ciri berlangsung satu arah, komunikator melembaga, pesan bersifat umum, sasarannya menimbulkan keserempakan dengan komunikan yang heterogen.
Dengan kesempurnaan teknologi media televisi, televisi mampu menjadi media penyiaran yang paling diminati dan digunakan oleh masyarakat luas pada saat ini dibanding dengan media lainnya seperti radio, majalah, koran, dan media lainnya. Televisi merupakan suatu media elektronik.
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa televisi pada saat ini merupakan salah satu sarana media yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Karena dari media televisi orang atau masyarakat mendapatkan sebagian dari kebutuhan hidupnya yaitu, informasi, hiburan, pengetahuan, pendidikan dan lain sebagainya.
Ellen Wartela dan Byron Reeves, memandang televisi sebagai sesuatu yang unik, keunikan itu bukan saja dari isi pesan yang ada dalam televisi, yang sangat menghibur pemirsanya dan amat sangat menyenangkan hati audiensnya, tapi juga dari segi visualisasinya, pergerakkan kamera teknik mengedit .
Karakteristik Televisi Setiap jenis media massa memiliki karakteristik baik secara fisik maupun dampa yang diakibatkanya. Karena penelitian yang dilakukan adalah dari media massa televisi, maka pentingnya untuk memahami televisi secara fisik, yang dapat dijelaskan sebagai berikut :
Media televisi adalah media audio visual gerak
Media televisi mengutamakan setiap gambar yang disajikan di pilih yang mengandung unsur gerak.
Media televisi adalah media transitor
Media televisi hanya meneruskan isi pesan yang berarti isi pesan yang berarti isi pesan hanya didengar atau di lihat sekilas, maka penyusun naskah untuk karya jurnalistik harus tepat.
Media televisi adalah media elektronik
Medium televisi bekerja secara elektris. Bermula dari sinar yang dikenakan pada objek/benda, terbentuklah sinar panul. Sinar pantul dilewatkan dengan system lensa sehingga terbentuklah gambar proyeksi (gejala sinar) di ubah menjadi signal listrik/ gelombang elektromagnetik (gejala listrik) melalui pendekatan photo elektrik cell.
Media televisi adalah media non rinci
Media televisi tidak dapat menyajikan sisi pesan secara rinci karena sifat pesan/informasi televisi hanya lewat begitu saja (transitory). Itulah sebabnya medium televisi tidak menguasai waktu tetapi menguasai ruang, oleh karena itu berita televisi disajikan sangat ringkas tiap berita.
Media televisi adalah ukuran ratio layer 4:3 gambar yang mengandung unsur gerak atau lebih menarik ditonton dalam layar televisi relatif kecil (ukuran 4:3).
Media televisi adalah media pandang dengar
Media televisi menyajikan informasi dalam bentuk audio visual secara sinkron.
Media televisi adalah media personal (close up media)
Visual yang diliput sangat mengutamakan gambar-gambar clouse up (jarak dekat) karna ukuran layar televisi relatif kecil.
Media televisi adalah incorporate media
Media yang dapat untuk menyajikan media lain (slide, fotografik dan lain-lain) .
Fungsi Televisi Dalam menjalankan fungsinya, media televisi menghadapi berbagai macam khalayak sasaran yang berbeda status social dan ekonominya.
Dari hasil pengamatan para pakar tadi dapat disimpulkan dan saling melengkapi, sehingga fungsi televisi adalah:
– Sebagai media penerangan
– Sebagai media pendidikan
– Sebagai media hiburan
– Sebagai media promosi .
Seorang pakar komunikasi lain Charles R Wright mengemukakan pendapatnya tentang fungsi media televisi, antara lain bahwa media televisi mempunyai sebagai hiburan. Schramm menyatakan bahwa fungsi media televisi dapat dimanfaatkan sebagai to sell goods for us, artinya bahwa media televisi dapat di manfaatkan sebagai ajang promosi.
Penulis : Pandeminews.blogspot.com
Komentar
Posting Komentar